Maklumat Kata

Kamus Bahasa Melayu


[bi.du/] | بيدوق

Definisi : sj perahu (utk menangkap ikan atau mengangkut barang di sungai); bersatu ~ dgn bekerjasama dgn; ~ kalau tidak berkemudi, bagaimana ia akan laju prb suatu pekerjaan yg dikerjakan tanpa kepandaian payah berhasil; ~ lalu kiambang bertaut prb lebih baik jangan dicampuri perselisihan orang yg bersanak saudara kerana akhirnya mereka akan berbaik balik; ~ pecah nakhoda mati, anak buah cerai-berai prb perihal suatu perusahaan yg bankrap, ketuanya meninggal dan pekerjanya kucar-kacir; ~ satu, nakhoda dua prb a) orang yg menduakan suami; b) suatu pekerjaan yg ketuanya dua orang; ~ serempu sj perahu yg dibuat dgn lunas panjang dan lekuk; ~ upih pengayuh bilah prb tiada berdaya utk mengerjakan sesuatu pekerjaan; lain ~ lain digalang prb a) lain disoal lain dijawab; b) lain yg berbuat salah, lain pula yg tertuduh; pacak mencerca ~ orang, ~ sendiri tak terkayuh prb kesalahan orang lain tampak, kesalahan sendiri tidak tampak; spt ~ dikayuh hilir prb mengerjakan pekerjaan yg sedia digemarinya; terkatung-katung macam ~ patah kemudi prb peri sengsara di rantau orang dan tidak ada orang yg menolong; tertumbuk ~ dikelokkan, tertumbuk kata difikiri prb kalau sesuatu pekerjaan terbantut, hendaklah dicari jalan lain; tertumpang di ~ tiris prb terikat (tersekutui) pd pekerjaan yg merugikan; tiada ~ karam sebelah prb apabila seseorang mendapat kesusahan, kaum keluarganya menderita juga; berbiduk naik biduk. (Kamus Dewan Edisi Keempat)

[bi.du/] | بيدوق

Definisi : sj perahu yg dgunakan utk menangkap ikan atau utk memunggah barang-barang di sungai. (Kamus Pelajar Edisi Kedua)
Tesaurus
Tiada maklumat tesaurus untuk kata biduk

Puisi
 

Apakah lilin di biduk,
     Namun gala-gala jua;
Apakah kirim mande esok,
     Anak berurai air mata jua.


Lihat selanjutnya...(7)
Peribahasa

Biduk tiris menanti karam.

Bermaksud :

Sudah tak tertolong lagi.

 

Lihat selanjutnya...(35)


Glosari Leksikal Bahasa Sukuan

Bahasa Suku KaumTakrifContoh AyatRujukanSumber
busai Bj Smpengayuh.Mata busai satu-satu menerjah permukaan air. Laut yang tadinya tenang, kini berkocak. Bunyi batang busai berlaga dengan dinding biduk, kedengaran jelas, mematikan kesepian malam.Pulut Kuning Daging RendangGlosari Leksikal Bahasa Sukuan

Kembali ke atas