Maklumat Kata

Carian kata tiada di dalam kamus terkini. Sila rujuk capaian Kamus Dalam Talian ini.
Tesaurus
Tiada maklumat tesaurus untuk kata damar

Puisi
 

Naik bukit terkedok-kedok,
     Hendak cari damar batu;
Habis kering bergadai golok,
     Hendak sambut anak menantu.


Lihat selanjutnya...(2)
Peribahasa

Memecah damar atau pagu.

Bermaksud :

Menggunakan wang simpanan atau mengadakan harta pusaka, untuk menambah penghasilan yang tidak cukup. damar = kemiri; pagu = loteng.

 

Lihat selanjutnya...(6)


Peribahasa Melayu

PeribahasaTakrifSumber
Wayang kepadaman damar.Keadaan kacau yang terjadi dengan tiba-tiba.Kamus Istimewa Peribahasa Melayu
Memecah damar atau pagu.Menggunakan wang simpanan atau mengadakan harta pusaka, untuk menambah penghasilan yang tidak cukup. damar = kemiri; pagu = loteng.Kamus Istimewa Peribahasa Melayu
Menantikan putih gagak hitam, buntar-buntar daun lalang, luas-luas daun merunggai, sampai tumbuh damar cindapung.Mengharapkan sesuatu yang tak mungkin. (Peribahasa lain yang sama makna: a. Menantikan ara tak bergetah, b. Menantikan buah rumbia masak, c. Menantikan kuaran bertelur, d. Menantikan kucing bertanduk).Kamus Istimewa Peribahasa Melayu
Menantikan buah rumbia masak.Mengharapkan sesuatu yang tak mungkin. (Peribahasa lain yang sama makna: a. Menantikan ara tak bergetah, b. Menantikan putih gagak hitam, buntar-buntar daun lalang, luas-luas daun merunggai, sampai tumbuh damar cindapung).Kamus Istimewa Peribahasa Melayu
Menantikan kucing bertanduk.Mengharapkan sesuatu yang tak mungkin. (Peribahasa lain yang sama makna: a. Menantikan ara tak bergetah, b. Menantikan buah rumbia masak, c. Menantikan kuaran bertelur, d. Menantikan putih gagak hitam, buntar-buntar daun lalang, luas-luas daun merunggai, sampai tumbuh damar cindapung).Kamus Istimewa Peribahasa Melayu
Menantikan kuaran bertelur.Mengharapkan sesuatu yang tak mungkin. (Peribahasa lain yang sama makna: a. Menantikan ara tak bergetah, b. Menantikan buah rumbia masak, c. Menantikan kucing bertanduk, d. Menantikan putih gagak hitam, buntar-buntar daun lalang, luas-luas daun merunggai, sampai tumbuh damar cindapung).Kamus Istimewa Peribahasa Melayu

Kembali ke atas